Nanda Rizky A.P-195068-3b

 

Soal!!!

1.    Buat sebuah blog dengan konten menjelaskan abstrak system, physical system, natural system berikut contoh dari system tersebut!

2.    Daftar link blog dikumpulkan ke perwakilan kelas!

3.    Wakil kelas mengumpulkan link blog berupa excel dengan isi table: NIM, Nama Lengkap, Alamat Web Blog

 

Pembahasan!!!

a.    Abstrak System (Sistem Abstrak), adalah suatu bentuk sistem yang berisi ide atau suatu pemikiran yang sifatnya non fisik (tidak tampak secara fisik), tidak terlihat oleh mata namun bisa di rasakan.

Contohnya adalah Sistem Teologi atau keagamaan yang membahas tentang suatu pemikiran tentang ketuhanan seperti hubungan manusia, alam, dan Tuhannya. Maksudnya adalah Sistem teologi di Indonesia sangatlah beragam karena terdapat beberapa agama dan teologi atau ajaran atau tata cara setiap agama berbeda.

 


 


Gambar diatas menunjukkan bahwa dunia dalam bentuk lingkaran atau gerak dunia adalah sebuah gerak siklis, dari satu titik, ke titik yang lain, dan kembali lagi ke titik semula. Nampak bahwa Tuhanh berada di atas semua elemen kemanusiaan. Otoritas Tuhan berada di atas semua elemen kemanusiaan, dan bisa juga otoritas organisasi (Gereja/Masjid/Pura/Klenteng/Vihara). Sementara masyarakat (umat beragama) berada pada lintang horisontal dan berhadapan lingkungan dan mengarah ke Tuhannya. Dalam kedudukan itu, masyarakat menanggapi konteksnya serta bertindak sesuai dengan amanat otoritas di atasnya (Tuhan). Ia mengemban tugas pemberitaan atau penerjemahan Injil kepada penerimanya. Tugas itu dilaksanakan dengan memanfaatkan semua media yang tersedia, terutama bahasa setempat, media budaya (mis. Upacara dan simbol-simbol adat), agama, sosial, media massa (elektronik dan cetak), dll. Ketika menerima amanat, muncul sikap, perilaku, watak masyarakat terhadap dunia, serta corak pemahaman mengenai Tuhan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Pada Gambar diatas dunia diibaratkan sebagai sebuah lintang linear yang bergerak ke depan. Masyarakat menempati lingkup utama dunia. Masyarakat berada dalam sebuah konstruksi plural, terdiri dari berbagai latar belakang agama, ras, budaya, bahasa, politik, profesi, dll. Dalam konteks kemajemukan itu, teologi ada dan mengalami dinamika yang sama dengan dinamika masyarakat. Teologi merupakan citra kontekstual yang historis dan berkembang dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu mesti dimengerti dalam kerangka imanensi, yaitu kehadiran secara eksistensial dalam kehidupan masyarakat manusia. Dalam arti itu, teologi juga dimiliki secara bersama oleh masyarakat yang berbeda-beda, dengan cara berbahasa yang sesuai dengan konteks masing-masing.

Teologi tidak mengacu dari “amanat”, melainkan karena kesadaran dan pengalaman kesehariannya, ia merumuskan visi, strategi, bentuk dan cara-cara yang tepat dalam berteologi. Dalam usaha itu, teologi berhadapan dengan tantangan konteks, berupa perubahan sosial yang bergerak dari waktu ke waktu. Akibatnya terbentuklah corak pemahaman masyarakat mengenai lingkungan, sesama dan Tuhan. Teologi pada awalnya adalah refleksi manusia mengenai diri, sesama dan lingkungannya. Refleksi itu yang kemudian menentukan pemahamannya mengenai otoritas di atasnya, yaitu otorita dan realitas Tuhan.

 

Gambaran tersebut menjelaskan kepada kita bahwa kedua corak berpikir itu terus mewarnai teologi kita. Tanpa sadar kita terlalu jatuh berat pada satu (terutama divine system), sehingga teologi kita cenderung spiritualis; hilang konsentrasi sosialnya.

 

b.    Physical System (Sistem Fisik), adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat.

Contohnya adalah sistem perguruan tinggi, sistem transportasi, sistem akutansi, sistem perusahaan, dan lain sebagainya

Pada perguruan tinggi seluruh mahasiswa dan mahasiswi pastinya melewati jenjang pendidikan terendah terlebih dahulu untuk mendapatkan ijazah yang digunakan pada saat mendaftar kejenjang yang lebih tinggi dan melalui test tulis atau ketentuan yang berlaku pada saat pendaftaran hingga diterima di instansi tersebut.

Pada sistem transpotasi, yaitu ada 3 jenis tranpotasi, yaitu darat, laut, dan udara. Pada saat seseorang akan berpergian jauh maupun dekat mereka memilih transpotasi yang akan digunakan seperti kereta api, bus, pesawat, travel dan lain sebagainya hal itu membutuhkan tiket. Dan seseorang tersebut memesan tiket sebelum berpergian.

Pada sistem akutansi terdapat alur sebagai berikut

Berdasarkan Ilustrasi di atas

1.      Bukti Transaksi

Bukti transaksi memulai proses siklus akuntnsi. Bukti transksi sendiri adalah seperangkat dokumen yang berisikan rincian transaksi keuangan.  Jika tidak ada transaksi keuangan, tidak akan ada bukti transaksi yang perlu dilacak. Transaksi dapat mencakup pembayaran utang, setiap pembelian atau akuisisi aset, pendapatan penjualan, atau biaya apa pun yang telah terjadi.

2.      Jurnal

Setelah transaksi sudah terjadi dan bukti transaksi sudah tersedia, langkah selanjutnya adalah mencatat transaksi tersebut ke dalam jurnal perusahaan dalam urutan kronologis. Perlu diperhatikan, dalam mendebit dan mengkredit akun harus selalu seimbang.


 

3.      Buku Besar

Entri jurnal kemudian diposting ke dalam buku besar di mana ringkasan semua transaksi ke masing-masing akun dapat dilihat.

4.      Neraca Saldo

Pada akhir periode akuntansi (biasanya triwulanan, bulanan, atau tahunan tergantung pada kebijakan perusahaan), Neraca saldo memuat ringkasan dari akun transaksi beserta saldonya yang berguna sebagai dasar untuk menyiapkan laporan keuangan atau sebagai bahan evaluasi.

5.      Jurnal Penyesuaian

Pada akhir periode akuntansi perusahaan, jurnal penyesuaian harus diposting ke akun-akun tertentu pada akhir periode akuntansi agar sesuai dengan kondisi sebenarnya berdasarkan akuntansi akrual sehingga perusahaan dapat membuat laporan keuangan dengan tepat.

6.      Laporan Keuangan

Laporan Keuangan terdiri dari neracalaporan laba rugi dan laporan arus kas yang disusun menggunakan saldo yang sudah benar.

7.      Jurnal Penutup

Pada saat jurnal penutupan tersebut di-posting, semua akun nominal saldonya menjadi nol dan sudah siap digunakan untuk mencatat transaksi berjalan pada awal periode berikutnya. Perlu diingat, dalam siklus ini tidak selalu sama alurnya. Misalnya siklus akuntansi dagang dan jasa, pasti sedikit berbeda. Namun secara keseluruhan alurnya hampir sama.

 


 

c.    Natural System (Sistem Alamiah), adalah sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia dan merupakan proses yang alamiah. 

Contohnya adalah Sistem Rotasi Perputaran Bumi, Sistem Pencernaan, Sistem reproduksi, Sistem Terbentuknya Hujan

Pada sistem Rotasi Bumi adalah pergerakan Bumi pada porosnya. Artinya, Bumi selalu berputar sambil mengelilingi Matahari. Pergerakan Bumi mengelilingi Matahari disebut sebagai revolusi Bumi. Tapi kalau Bumi berputar, kok kita tidak merasakannya ya? Karena sejak kita lahir, Bumi sudah berotasi dan kita sudah terbiasa. Sama seperti ketika naik mobil. Kita tidak merasa bahwa isi mobil, seperti jok mobil, radio, atau pengemudinya bergerak. Dari dalam mobil, justru kita melihat seakan-akan objek-objek di luar yang bergerak. Rotasi Bumi pun mirip dengan itu, hanya saja pergerakan Bumi lebih stabil. Bukti bahwa Bumi berputar adalah waktu siang dan malam.

Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa poros bumi berada pada Kutub Utara dan Kutub Selatan. Ketika Bumi berputar, sebagian permukaan akan terkena matahari, sementara sebagian lainnya tidak. Wilayah yang terpapar cahaya matahari akan mengalami siang dan wilayah yang tidak akan mengalami malam.

Rotasi Bumi juga menyebabkan perbedaan waktu di berbagai daerah. Kita bisa memperhatikan dari gambar di atas bahwa di saat yang sama, ada wilayah yang sedang mengalami siang, pagi, dan malam. Rotasi Bumi pun mengakibatkan gerak semu matahari yang sering kita lihat. Seakan-akan Mataharilah yang bergerak mengelilingi Bumi dari timur ke barat, padahal sebaliknya: Bumi yang mengelilingi Matahari.

Komentar